Blog Archives

[PICT] Super Junior with headphone and earphone^^

 

 

 

 

[PICT] Super Junior with headphone and earphone^^

all member with headphone ξ’(/ᴖωᴖ)/’ξ

Cr: as tagged | JellyFish from https://kpopforus.wordpress.com

 

TAKE OUT WITH FULL CREDIT!

[PICT] Sungmin-Ryeowook at KBS Kiss The Radio~

Picts of Min-Wook couple^^

The best DJ at KBS Cool FM’s “Kiss The Radio~~”

 

 

 

Very love this pict >//< ♥

 (/‾ Δ‾)/ why you being like that? i want your cute smile oppa U,U

Aaaaaa Sungminie~~~

So Cute \(>ω<)/

kenapa berantem oppa? rebutin aku? kekeke~

Sungminie oppa lagi badmood sepertinya xD kekeke~

So handsome guys ever *o*

Are you joke? xD hahaha..

Saengil Chukkae~~!!^^

Oh, so tired.. i want to go to sleep now~~

 

 

 

Well, itu dia beberapa pict yang admin kumpulkan 😀 hope you enjoy it~~

See you next time 😀

 

Cr: as tagged
shared by: JellyFish from https://kpopforus.wordpress.com
TAKE IT WITH FULL CREDIT!!

Super Junior – Our Love Lyrics with English and Indo Trans

Our Love Lyrics

 

[Ryeowook] Ddareureung sori juhnhwareul deulmyuhn deullyuhoneun geudae moksori
[Yesung] Bogopeun maeum ganulsu uhbsuh keunmamuhkgo juhnhwahaeddaeyo

[Kyuhyun] Haenimi bangshil dalnimi binggeut
Woorideurui sarangeul jikyuhbwa juneun guht gatayo

[All] Gaseumeuro neukkyuhboseyo
Nan uhlmamankeum geudaeane inneunji
Geu ipsullo marhaeboseyo
Oraejuhnbutuh nareul saranghaewaddago marieyo

[Sungmin] Mannamyuhn ddaeron jogeuman ire hwareul naego torajijiman
[Kangin] Eure geu daeumen hwahaehaenohgo dorasuhsuh na honja woonne

[Donghae] Saedeuri sogon kkotdeuri sugeun
Woorideurui sarange jilturado haneungabwayo

{All] Gaseumeuro neukkyuhboseyo
Nan uhlmamankeum geudaeane inneunji
Geu ipsullo marhaeboseyo
Oraejuhnbutuh nareul saranghaewaddago marieyo

[Ryeowook] Woorideurui sarang gadeuk geudaeui nunsoge
[Kyuhyun] Geudaemanui sarang gadeuk naui maeum geuane nuhmchyuhyo

[All]Gaseumeuro neukkyuhboseyo
Nan uhlmamankeum geudaeane inneunji
Geu ipsullo marhaeboseyo
Oraejuhnbutuh nareul saranghaewaddago marieyo

 

 

Super Junior – Our Love (English-Indo)

when I hear the ringing sound of the phone
ketika aku mendengar suara dering telepon
the sound of her voice
suara nya
unable to hide a longing heart
tidak dapat menyembunyikan kerinduan hati
courageously she called
berani dia menelepon
The sun smiles, the moon smiles
Matahari tersenyum, bulan tersenyum
It’s like they’re watching over our love
Ini seperti mereka sedang menonton lebih dari cinta kita
Feel it with your heart
Rasakan dengan hatimu
How much I’m in your heart
Seberapa banyak aku dalam hatimu
Speak with those lips
Katakanlah dengan bibir
For a long while
Untuk waktu yang lama
Saying that you’ve come to love me
Mengatakan bahwa kau telah datang untuk mencintaiku
Though we get angry over little things when we meet
Meskipun kita marah atas hal-hal kecil ketika kita bertemu
We let go of the anger
Kita melepaskan kemarahan
I turn around and smile to myself
Aku berbalik dan tersenyum pada diriku sendiri
The birds whisper, the flowers whisper
Bisikan burung, bisikan bunga
Looks like they’re jealous of our love
Sepertinya mereka iri pada cinta kita
Feel it with your heart
Rasakan dengan hatimu
How much I’m in your heart
Seberapa banyak aku didalam hatimu
Speak with those lips
Katakanlah dengan bibir
For a long while
Untuk waktu yang lama
Saying that you’ve come to love me
Mengatakan bahwa kau telah datang untuk mencintaiku
The capacity of our love
Kapasitas cinta kita
Inside your eyes
Di dalam matamu
The capacity of your love
Kapasitas cintamu
My love overflows inside you
Cinta ku mengalir didalam dirimu
Feel it with your heart
Rasakan dengan hatimu
How much I’m in your heart
Seberapa banyak aku di dalam hatimu
Speak with those lips

Katakanlah dengan bibir

For a long while
Untuk waktu yang lama
Saying that you’ve come to love me
Mengatakan bahwa kau telah datang untuk mencintaiku

 

 

 

 

Cr: Lyrics from : lyricsmode.com

Indo Trans: JellyFish from https://kpopforus.wordpress.com

TAKE IT WITH FULL CREADIT!!

Super Junior dan Jang Dong-gun Raih Style Icon Awards 2012

Super Junior saat menerima penghargaan Style Icon Awards 2012 (sumber: facebook)
Tahun terbaik untuk sejumlah bintang K-Pop

Aktor Jang Dong-gun berhasil meraih penghargaan Style Icon of the Year untuk kategori ‘Aktor paling bersinar di tahun 2012’ dalam ajang 2012 Style Icon Award (SIA) yang berlangsung kemarin (25/10) di Seoul, Korea Selatan

Jang Dong-gun sendiri merupakan salah satu bintang K-Pop yang paling populer. Bintangnya semakin bersinar saat dirinya bermain dalam serial drama televisi ‘A Gentleman’s Dignity’ yang masuk daftar rating acara tertinggi di negara tersebut.

Dalam ajang ini, sejumlah bintang tenar lainnya juga meraih penghargaan seperti boy band Super Junior, Psy, Suzy, Song Joong Ki, Lim Soo Jung, Yu Joon Sang, Seo In Guk, A Pink’s Jung Eunji, Ha Jung Woo dan SISTAR

Saat menerima penghargaan Jang Dong-gun menyatakan tahun ini merupakan yang terbaik untuk dirinya.

“Saya merasa terhormat bisa meraih penghargaan ini. Tahun ini sangat baik untuk diri saya. Secara pribadi, saya merasa sangat bahagia hari ini,” kata dia kepada E News World, dalam jumpa pers setelah pemberian penghargaan.

Dalam kesempatan yang sama, penyanyi Yoon Book Hee juga mendapat penghargaan Spesial Award. Sedangkan rapper Yoon Mirae meraih penghargaan SK II People’s Choice Award.

Sementara itu, Aktris Go Joon Hee menerima penghargaan Fashion Icon Award dan Jo Jeong Seok dan Jo Yoon Hee meraih penghargaan New Icon Award.

Secara total, ada sekitar 50 bintang atau selebriti yang masuk dalam daftar nominasi dalam 10 kategori.

cr: Berita Satu
shared by: Han Yoo Ri

Shocking Valentine’s Day

Title : Shocking Valentine’s Day

Author : HyeWon/Hyebin

Akun FB : Reika Sonoda (Shin Hye Bin)

Genre : AU!, Romance

Rating : PG 16+

Length : Oneshoot

Words : 3.693

Cast : Choi Siwon
Shin Hye Bin

Support Cast : Yunho (U-Know)
Tiffany

Disclaimer : FF ini original hasil ramuan (?) dari otak gaje saya, Choi Siwon milik saya *plakk dan support cast silahkan untuk readers ^^

Credit picture : Made by author ^^

Note : FF Project kedua saya setelah project umin birthday bulan januari lalu. Segala kegajean ada dalam FF saya. Hati-hati bisa menyebabkan rasa mual, oleh karena itu silahkan kosongkan dulu perut anda sebelum membaca FF gaje saya yang satu ini kekekeke~

“I’ll be yours as long as you’ll be mine” – HyeWon Couple

Author POV

“Aku tidak mau!! Lepaskan aku!” jerit seorang yeoja dengan poni rata sambil berusaha melepaskan jeratan tangan seorang namja di depannya.
“Dengarkan aku! Aku bisa menjelaskan semuanya.” Balas namja itu frustasi.
Namja bertubuh tegap itu berusaha menarik tubuh yeoja yang kini menatapnya dengan tatapan penuh benci. Dia benar-benar menyesal dengan kejadian yang baru saja dialaminya. Jika dia tidak sebodoh itu, hal ini pasti tidak akan terjadi. Namun apa boleh buat, bukankah ini bagian dari pekerjaannya? Namja itu terus merutuk dalam hati.
“Kurasa kita sampai disini saja. Aku sudah lelah selalu bersabar untukmu.” Sahut yeoja itu tiba-tiba dan sukses membuat namja di depannya menegang.
“Mwo?”
“Dan jika Yunho oppa mencariku, katakan aku berhenti.” Tambah yeoja itu dingin lalu menghempaskan cengkraman tangan sang namja yang mulai melemah.
Dengan sigap yeoja itu berlari dan memanggil taxi, dia bahkan tidak menghiraukan lagi panggilan namja yang kini sedang menatap punggungnya itu dengan tatapan tak percaya. Beberapa kali namja itu menggeleng pelan, berusaha meyakinkan bahwa yang didengarnya adalah suatu kebohongan. Namun percuma, yeoja itu tak kembali dan membuat sang namja harus menerima kenyataan yang menyayat hatinya itu.
“Shin Hye Bin.. apa kau benar-benar tidak percaya padaku lagi?” sahut namja itu dengan lirih.
**********
STAR’s Coffee Shop, Myeondong

February 14, 2012

Siwon POV
Haahh.. aku sama sekali tidak bisa berkonsentrasi, semua yang kulakukan hari ini selalu berakhir dengan kegagalan. Aku bahkan tidak bisa membuat cappuccino dengan benar, dan tidak jarang itu semua membuat pelangganku menggerutu kesal. Hari ini pelanggan di Coffee Shop milik Yunho hyung cukup ramai dan membuatku sedikit kewalahan. Bagaimana tidak? Aku harus melayani mereka hanya seorang diri. Biasanya Hye Bin membantuku walau keahliannya bukan membuat kopi, tapi bantuannya cukup berpengaruh. Sudah hampir setahun ini aku bekerja di Coffee Shop milik Yunho hyung, ya.. kau benar! Aku adalah seorang barista, kemampuanku cukup diakui dan banyak pelanggan yang selalu memujiku. Sedangkan Hye Bin, dia masuk satu hari setelah aku. Dia adik tiri Yunho hyung dan mereka tinggal bersama dalam satu apartement. Setahuku.. mereka hanya tinggal berdua karena appa Hye Bin dan umma Yunho hyung mengalami kecelakaan saat melakukan penerbangan menuju Amerika. Jika aku seorang barista, maka Hye Bin adalah seorang pembuat cake yang handal. Namun sepertinya itu hanya berlangsung hingga kemarin. Yah kau tahu sendiri kan? Hye Bin mengundurkan diri karena aku. Ini semua gara-gara yeoja sialan itu, yeoja yang dengan santainya memeluk dan mencium pipiku di depan yeojachinguku sendiri. Aku sendiri bahkan tidak mengenal siapa yeoja itu, dan sialnya.. Hye Bin salah paham karena hal itu. Haahhh… entah sudah berapa kali aku menghela nafasku. Sampai akhirnya kurasakan ada sosok yeoja yang berdiri disampingku. Aku menoleh ke arahnya dengan malas, sosok itu tersenyum. Senyuman yang selalu ingin kumiliki. Tanpa sadar aku terus menatapnya tanpa berkedip, rasanya seperti mimpi bisa melihat senyumnya lagi setelah kejadian kemarin sore.
“Ya!! Siwon-ie.. kenapa kau malah bengong? Pelangganmu sudah menunggu dari tadi tahu!” sahut sosok itu mengagetkanku.
‘Eh? Kenapa seperti ini? Bukankah yang tadi berdiri disampingku itu adalah Hye Bin? Kenapa menjadi Yunho hyung???’
“Hyung? Kenapa bisa jadi hyung? Hye Bin mana?” sahutku sambil mengedarkan pandanganku. Aku yakin sekali tadi aku melihatnya.
“Aish kau ini! Pantas saja tadi kau menatapku dengan pandangan menjijikan seperti tadi. Pasti kau sedang berhalusinasi dan menganggapku sebagai dongsaengku yang satu itu.” balas Yunho hyung sambil berdecak.
“Eh? Jinjja?” sahutku kemudian.
“Emm.. sudahlah. Cepat buatkan pesanan para pelanggan, kalau kelamaan nanti mereka mengajukan complain..” sahut Yunho hyung sambil menepuk bahuku lalu bergerak menuju dapur.
Aish!! Payah.. kenapa aku bisa mengira ada Hye Bin disini? Jelas-jelas kemarin bilang dia berhenti dari pekerjaannya. Babo!!
**********

Blue Hills Apartement, 3th Floor

Hye Bin POV

Aku menggeliat malas di atas kasurku, hari ini aku sengaja tidak datang ke Coffee Shop. Sebenarnya aku sama sekali tidak ada niat untuk berhenti. Mana mungkin aku bisa meninggalkan tempat itu? bukankah disana ada Siwon yang sangat kucintai? Hahaha ^^
“Hye Bin-ah..”
“Ne?”
“Apa kau tidak takut Siwon benar-benar menganggap perkataanmu benar dan dia memutuskan untuk tidak mengharapkanmu lagi?” sahut Tiffany.
Tiffany adalah sahabatku sejak kecil, kami sangat dekat bahkan seperti saudara. Namun Tiffany pindah ke London saat berumur 16 tahun, dan dia baru pulang ke Korea tiga hari yang lalu.
“Emm.. aniya. Aku percaya padanya.” Sahutku singkat lalu mengubah posisiku jadi menghadap ke arahnya.
“Aish kau ini! Percaya diri sekali… namja itu kan..”
“Gwaenchana Fany-ah.” Sahutku sambil tersenyum.
“Ngomong-ngomong gomawo buat bantuannya kemarin hehehe.”
“Tak masalah.. aku tak keberatan kalau harus mencium dan memeluk namja setampan namjachingumu.” Sahutnya sambil tertawa jahil.
“Mwo? Ya!!” seruku sambil melemparkan bantalku ke arah mukanya. Awas saja kalau dia benar-benar menyukai namjaku. Aish..
“Ya!! Ya!! Berhenti! Aku hanya becanda! Aku juga sudah punya namjachingu!” jeritnya saat aku terus melemparinya dengan bantal dan bonekaku.
“Mwo?? Jinjja? Nugu?” sahutku sambil menghentikan aksiku melemparinya.
“Ahahaha.. kau sangat mengenalnya ko. Nanti kuceritakan!” Balas Tiffany sambil berlari dari ruang kamarku.
“Ya!! Jamkanman!!”
Drrrttt… Drrtttt….
Aku terkesiap dan menghentikan aksiku untuk mengejar yeoja bernama Tiffany yang sudah menghilang dibalik pintu kamarku itu. Aku meraih ponsel yang berada di dalam saku celanaku. Ada satu pesan masuk, dari Yunho oppa..
From: Sijelek Yunho

Ya!! Apa yang kau rencanakan? Cepat kembali kesini! Kau tidak tahu apa? Siwon terlihat sangat kacau sekarang.
Aku tersenyum membaca pesannya, ini berarti rencanaku berhasil. Hahaha.. kau yeoja yang jahat Shin Hye Bin, tapi tak apalah sekali-sekali aku mengerjainya. Jangan hanya dia yang bisa puas mengerjaiku.
“Fany-ah.. rencanaku berhasil.” Seruku sambil berlari menuju ruang tengah dan menghampiri Tiffany.
**********

STAR’s Coffee Shop, Myeondong

03.35 pm

Author POV
Siwon terlihat sedang asyik dengan pikirannya sendiri disalah satu meja. Sesekali dia menyesap cappuccino yang dibuatnya sendiri. Dan tak jarang dia menundukkan kepalanya lesu. Dia terduduk lesu padahal Coffee Shop sedang sangat ramai. Wajar saja karena pada hari Valentine, Coffee Shopbanyak dikunjungi oleh pasangan-pasangan yang menghabiskan waktu mereka untuk bersantai atau sejenak melupakan kepenatan aktivitas mereka. Sedangkan Siwon, disuruh Yunho untuk beristirahat karena pekerjaannya selalu berakhir dengan kesalahan dan itu cukup membuatnya frustasi.
“Siwon-ie?”
“Ne?”
“Sebenarnya ada apa denganmu dan Hye Bin? Apa kalian bertengkar?” sahut Yunho yang entah sejak kapan sudah duduk dihadapan Siwon.
“Yah.. sedikit salah paham hyung.” Jawab Siwon lemas.
“Sepertinya kau tidak bersemangat. Padahal tadinya besok aku akan menitipkan Coffee Shop ini padamu.”
“Wae?”
Yunho tersenyum lalu kemudian menjawab. “Aku ada kencan.”
Siwon terlihat kaget namun sejurus kemudian wajahnya menunjukkan ekspresi sedih. “Jinjja? Mianhae hyung. Kurasa lebih baik jika ditutup saja, atau kau berikan tanggung jawab itu pada pegawai lain. Aku tidak yakin akan bekerja dengan baik. Jadi daripada terjadi kekacauan..”
“Arraseo.. sepertinya lebih baik aku menutupnya. Aku hanya mempercayaimu, kalau pegawai lain rasanya aku tidak yakin.”
“Ne..”
“Ahh.. apa kau tidak mencoba menghubunginya? Menghubungi Hye Bin maksudku.” Sahut Yunho saat matanya menangkap sosok dua orang yeoja yang sangat dikenalnya.
“Aniya.. aku yakin dia tidak akan menjawab panggilanku.”
“Ahh.. joha. Kalau kau ingin ijin pulang boleh saja. Aku harus kembali, sepertinya ada yang sedang mencariku.” Jawab Yunho lalu bangkit dari kursinya dan kembali meninggalkan Siwon sendirian.
**********
Hye Bin POV
Aku melihat Yunho oppa sedang mengobrol bersama Siwon. Aku memberi isyarat agar Yunho oppa meninggalkan Siwon dan menghampiriku. Tiffany yang sedang bersamaku tersenyum saat Yunho bergerak menuju ke arah kami.
“Fany-ah? Kau datang?” sahut Yunho oppa lalu merangkul bahu Tiffany.
“Aish..” gumamku merasa risih melihat kedekatan mereka.
Aku benar-benar dongsaeng yang payah, aku sama sekali tidak tahu kalau oppaku sudah menjalin hubungan dengan sahabatku sendiri sejak lama. Aku salut pada mereka, padahal mereka mengalami hubungan jarak jauh. Tapi sepertinya mereka sangat saling mencintai. Seperti aku dengan Siwon kekeke~
“Oppa.. aku kesana dulu.” Sahutku sambil berjalan meninggalkan pasangan itu tanpa mempedulikan jawaban mereka.
Tadinya aku akan menemui Siwon nanti malam dan memberikan kejutan Valentine untuknya, tapi aku merasa kasihan juga kalau Siwon harus merasa bersalah selama itu. Aku berjalan menuju meja tempat Siwon berada sambil menenteng sebuah tas kecil.
Dengan perlahan aku duduk dihadapan Siwon yang sama sekali tidak mengalihkan pandangannya ke arah jalan. Kulihat banyak pasangan yang berjalan mesra melintas dihadapan kami. Bisa kurasakan pandangan Siwon benar-benar sedih saat menatap pemandangan di depannya itu. Tanpa sadar aku terkikik pelan melihat ekspresinya. Dan itu membuatnya kembali pada kesadarannya dan mengalihkan padangannya ke arahku. Dia menatapku dengan sorot mata yang sama sekali sulit kujabarkan artinya.
“Ya! Jangan menatapku dengan ekpresi seperti itu Choi Siwon-ssi.” Sahutku sambil tersenyum dan memberikan sedikit penekanan pada akhir kalimatku.
Kulihat Siwon terbelalak kaget. Apa ada yang salah dengan ucapanku?
“Kau kenapa?” sahutku sambil mengipas-ngipaskan tangan di depan mukanya. Sejurus kemudian Siwon menangkap tanganku dan membuatku menghentikan aksiku.
“Wae?” sahutku lagi.
Bukannya menjawab dia malah mencubit pipiku dan sukses membuatku meringis kesakitan, ada apa dengan namja ini sebenarnya?
“Ya!! Kau ini kenapa sih? Kau tidak senang aku datang kesini?” sahutku sambil mengelus pipiku yang tadi dijadikan Siwon objek cubitannya.
Dia menggeleng cepat lalu kemudian tersenyum senang. “Aku hanya memastikan kalau kau ini nyata.” Sahutnya polos.
“Aish..” gumamku kemudian.
“Hye Bin-ah.. mianhae..” sahutnya tiba-tiba.
“Untuk apa?” sahutku sambil tersenyum.
“Eh? Bukankah kemarin kau..”
“Oh itu.. sebenarnya… akulah yang harus minta maaf padamu.”
“Ye?”
#FLASHBACK#
Masih Hye Bin POV

“Jebal Fany-ah.. bantu aku..” sahutku sambil mengatupkan kedua tanganku didepannya.
Tiffany memutar bola matanya dan menatapku dengan ekspresi tak percaya. Aku tahu permintaan ini sedikit gila, tapi aku hanya ingin memberikan kejutan untuk namjachinguku.
“Ya! Shin Hye Bin! Aku tidak mengerti jalan pikiranmu itu, kenapa aku harus melakukan itu semua? Mana mungkin aku mau memeluk dan mencium namjamu? Apa kau sudah gila?” sahutnya kemudian.
“Hanya pipi ko.. ayolah.. jebal..” kali ini aku mengatakannya dengan manja dan membuat Tifanny semakin mengernyit tak mengerti.
“Aish kau ini.. arraseo. Tapi jangan salahkan aku jika terjadi hal diluar rencanamu itu.” sahutnya pasrah.
“Kalau itu kau tenang saja Fany-ah. Aku akan menemui Siwon dulu sekarang, kau tunggu didepan pintu masuk arra?” sahutku kemudian.
Kulihat Tiffany mengangguk dan tersenyum. Aku berlari dan kembali ke dalam Coffee Shop, kulihat Siwon sedang asyik melayani pesanan para pelanggan. Aku bergerak mendekatinya dan membantunya sebisaku.
“Kau dari mana saja eoh?”
“Ehehe.. tadi ada temanku lewat saat aku buang sampah. Jadi aku keasyikan mengobrol dengannya.” Sahutku jujur. Aku memang tidak sengaja bertemu Tiffany dan tiba-tiba terbersit ide gila itu.
“Kau ini.. tapi apa hari ini kau tidak membuat cake?”
“Aniya.. aku sedang malas. Aku membantumu saja ya?” sahutku sambil bergelayut manja dilengannya. Dia menatapku tak percaya lalu tersenyum.
“Arraseo.. tolong didihkan kopi lagi ya.” Sahutnya kemudian.
Aku mengangguk dan berjalan menuju boiler, kulihat Tiffany sudah stand by di depan pintu. Bagus.. saatnya memulai pertunjukkan.
“Siwon..” sahutku kemudian.
“Ada apa?” sahutnya lalu berbalik ke arahku dan mulai menghampiriku.
“Sepertinya aku menghilangkan gelang yang kau berikan untukku. Bisa tolong kau bantu mencarikannya? Sepertinya jatuh disekitar pembuangan tempat sampah tadi. Tapi.. jalan belakang terkunci, jadi kau lewat depan saja. Aku juga tadi lewat sana.” Sahutku memelas.
“Jinjja? Joha.. aku akan membantumu mencarinya mumpung sekarang tidak ada pelanggan.” Jawabnya sambil mengacak rambutku pelan.
“Gomawo..”
“Ne.”
Siwon mulai berjalan meninggalkanku dan menuju pintu depan, aku memberi isyarat kepada Tiffany agar memulai aksinya. Saat Siwon bergerak mendekatinya Tiffany pura-pura tergelincir dan hampir jatuh sehingga Siwon refleks menopang tubuhnya. Tiffany terlihat sedikit meringis.. aish.. bagus juga aktingnya itu. Perlahan aku menghampiri mereka yang sedang setengah berpelukan.
“Ahgassi? Gwaenchanayo?” sahut Siwon sambil berusaha membantu Tiffany berdiri.
Chu~
Kulihat Tiffany mencium Siwon, sedangkan Siwon terlonjak kaget. “Gomawo..” sahut Tiffany sambil tersenyum lalu berusaha berjalan dengan kaki terpincang.
Aku mulai mendekati tempat Siwon yang masih mematung dengan perbuatan Tiffany, sepertinya dia benar-benar kaget.
“Siwon.. ap.. apa yang kau lakukan huh?” sahutku kemudian.
Dia mengalihkan pandangannya ke arahku dan terlonjak lebih kaget dari sebelumnya. “Itu.. aku tidak tahu. Tiba-tiba saja dia menciumku, aku sama sekali tidak mengenalnya.” Sahutnya gugup.
“Kau pikir itu masuk akal? Mana mungkin dia berani menciummu kalau dia tidak mengenalmu?” sahutku dengan nada dingin.
Tanpa mempedulikan jawabannya aku berlari meninggalkan Siwon yang mulai mengejar dan meneriakkan namaku.
#FLASHBACK END#
“Yah begitulah ceritanya.. Mianhae ^^” sahutku sambil tersenyum.
“Mwo? Jadi kemarin itu ulahmu??”
**********
Siwon POV
“Mwo? Jadi kemarin itu ulahmu?” sahutku tak percaya.
Aku benar-benar tak habis pikir, kenapa Hye Bin melakukan itu padaku? Apa dia tidak tahu bahwa kejadian itu benar-benar sudah membuatku merasa hampir gila?
“Kau ini!! Kau tidak tahu apa? aku sampai bingung setengah mati gara-gara perbuatanmu itu?” sahutku dengan nada sedikit tinggi. Yah.. aku hanya ingin membalasnya sedikit.
“Apa kau marah Siwon-ah?” sahutnya takut-takut.
“Apa masuk akal kalau aku tidak marah? Tentu saja aku sangat marah!!” jawabku masih dengan nada sedikit tinggi.
Sebenarnya aku tidak benar-benar marah, mana mungkin aku marah padanya. Aku justru bersyukur kejadian kemarin adalah rekayasanya. Sebenarnya aku sedikit curiga juga sih dengan yeoja itu. Kenapa dia bisa berani menciumku?
“Mianhae..” gumamnya lirih. Sepertinya dia masuk kedalam perangkapku.
“Kau harus menebus kesalahanmu itu.. aku tidak akan membiarkanmu tenang-tenang saja setelah mengerjaiku seperti itu.” sahutku sambil tersenyum evil ke arahnya.
“Mwo? Mworagoyo??”
“Kajja!!” sahutku sambil bangkit dan menarik tangannya.
“Eo.. Eodiga? Bukankah kau sedang bekerja?” tanyanya bingung dan menahan tanganku.
“Aniya.. Yunho hyung memberiku ijin pulang karena pekerjaanku tidak ada yang benar dari tadi pagi. Dan itu berkat seseorang kurasa..”
Kulihat Hye Bin menggigit bibirnya.. dan itu membuatku tersenyum puas. Aku akan membalasmu Shin Hye Bin kekekeke~
**********
Author POV
Siwon menarik tangan Hye Bin dengan kasar menuju mobilnya yang terparkir di basement dekatCoffee Shop milik Yunho itu. Hye Bin hanya mengikutinya tanpa melawan sedikitpun, dia mengekor Siwon dari belakang.
“Masuklah..” sahut Siwon dingin dan membuat Hye Bin sedikit bergidik ngeri.
“Eodiga Siwon-ah?”
“Kau akan mengetahuinya nanti.” Jawab Siwon sambil duduk di depan kemudi mobil.
Siwon mulai menjalankan mobilnya setelah memastikan Hye Bin duduk di tempatnya dengan aman. Di sepanjang perjalanan keduanya sama-sama diam dan sibuk dengan pikirannya masing-masing. Sampai salah satu diantara mereka memcah keheningan dengan menyalakan musik. Yah.. dia itu Siwon. Hye Bin menatapnya tak mengerti. Dia tahu suasananya terlalu canggung untuk memulai percakapan, lagipula dia tidak tahu apa yang harus dikatakannya. Menyesal? Sepertinya itulah yang berkecamuk di dalam hatinya saat ini.
“Kita sampai.. turunlah!” sahut Siwon membuyarkan lamunan Hye Bin.
Hye Bin mengedarkan pandangannya dan mengernyit heran saat menyadari tempat yang dituju Siwon adalah apartementnya. Siwon mulai keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk Hye Bin yang masih tidak mengerti.
“Kenapa kesini? Bukankah ini basement apartementku?” sahut Hye Bin bingung.
“Ne, kau akan menebus kesalahanmu di apartementmu nanti.” Sahut Siwon sambil tersenyum nakal.
“Ap.. apa maksudmu??” tanya Hye Bin curiga.
Bukannya menjawab pertanyaan Hye Bin, Siwon malah kembali menarik lengan Hye Bin menuju lift. Sementara Hye Bin asyik dengan pikirannya dan menerka-nerka apa yang akan namjachingunya itu lakukan terhadapnya.
Ting..
Pintu lift terbuka, dan merekapun masuk ke dalamnya. Siwon menekan angka tiga dan pintu liftpun mulai tertutup lagi. Siwon merangkul bahu Hye Bin dan membuatnya sukses beralih menatap namja disebelahnya itu.
“Siwon? Eng..” sahut Hye Bin keheranan.
Ting..
“Kajja.. kita sudah sampai.” Sahut Siwon lalu menggandeng tangan Hye Bin menuju apartementnya.
Hye Bin mulai gugup, pikirannya melayang tak karuan. Hingga akhirnya dia menghentikan langkahnya dan membuat Siwon ikut berhenti dan berbalik menghadap ke arahnya.
“Mianhae.. aku belum siap. Jangan lakukan ini Siwon-ah.” Gumam Hye Bin sambil menunduk.
PLETAKKKK
“Ya! Kenapa kau memukul kepalaku?” sahut Hye Bin sambil mengelus pucuk kepalanya yang terasa ngilu.
“Salah sendiri kenapa sampai berpikiran yang tidak-tidak. Aku melakukannya untuk menjernihkan otakmu itu.”
“Maksudmu?”
“Aish.. aku mengajakmu kemari hanya ingin memintamu membuatkan coklat Valentine untukku. Aku tidak mungkin mengajakmu melakukan hal yang tidak-tidak.” Sahut Siwon kemudian dan sukses membuat Hye Bin tertunduk malu.
Tanpa pikir panjang Hye Bin berlari menuju pintu apartementnya dan mulai masuk ke dalamnya. Dia merasa benar-benar malu, betapa bodohnya dia sampai berpikiran yang tidak-tidak. Siwon hanya terkekeh pelan dan mengikuti Hye Bin masuk ke dalam apartementnya itu.
**********
Blue Hills Apartement, 3th Floor

Hye Bin POV

Aish.. bodohnya! Kenapa aku sampai memiliki pikiran kotor seperti itu? aku benar-benar merasa malu saat ini. Siwon pasti sedang menertawakanku sekarang. Hyaaaa… eotteohkhae? Aku tidak sanggup menatap mukanya saat ini.
Setelah sampai di apartement aku langsung menuju dapur dan menyiapkan bahan-bahan untuk membuat coklat. Sebenarnya aku sudah menyiapkan coklat Valentine untuknya, tapi karena sekarang aku tidak bisa berdekat-dekat dengannya, lebih baik aku membuatnya lagi. Untung tadi aku tidak sengaja meninggalkannya saat akan pergi ke Coffee Shop, jadi Siwon tidak tahu kalau aku sudah menyiapkan coklat untuknya.
Aku mulai menyalakan kompor dan memasukan beberapa coklat batangan ke dalam sebuah mangkuk yang kuletakkan di atas wajan berisi air. Aku melakukan ini untuk melelehkan coklatnya. Karena pikiranku kacau aku lupa mengiris coklatnya hingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membuatnya meleleh dengan sempurna.
“Hye Bin-ah.. aku minta minum ya.” Sahut Siwon sambil membuka kulkas di sebelahku.
“Ahh.. ne. Ambil saja.” Sahutku gugup tanpa menatap wajah Siwon.
Aku kembali berkonsentrasi pada coklat yang kulelehkan, sepertinya sudah meleleh dengan sempurna. Aku mengangkatnya dengan hati-hati lalu menuangkannya pada cetakan yang berbentuk hati.
“Eh? Apa ini??” sahut Siwon kemudian.
Aku menoleh ke arahnya dan mendapati Siwon sedang memegang coklat yang sudah kusiapkan untuk Siwon sebelumnya. Aku mendadak tidak tahu harus berkata apa hingga akhirnya aku berkata. “Eng.. itu sepertinya punya Yunho oppa.” jawabku sambil memasukkan coklat buatanku barusan ke dalamfreezer.

“Mwo? Jinjja? Lalu kenapa ada namaku diatasnya?” sahut Siwon sambil menyeringai.
“Eh.. itu.. aku..”
“Kau sudah menyiapkan untukku sebelumnya kan?” sahut Siwon sambil mendekat ke arahku. Dia masih tetap memegang bungkusan coklat yang berbentuk kotak itu.
Aku menggigit bibirku, sepertinya aku tidak bisa berbohong lagi. “Ne.. itu milikku. Dan tadinya memang akan kuberikan untukmu. Tapi sekarang tidak jadi karena aku sudah membuat yang baru. Jadi letakkan itu kembali ke tempatnya.” Sahutku kemudian.
“Aish.. Shireo.. kalau yang baru kau buat aku perlu waktu lama untuk bisa memakannya. Lebih baik yang ini saja. Lagipula aku bosan sendirian di ruang tengah. Kajja.” Sahutnya lalu menarik tanganku.
Aku mengikutinya dan duduk di sebelah Siwon yang sedang asyik menatap coklat buatanku. Apa dia sesenang itu mendapatkan coklat? Aku tidak mengerti jalan pikiran namja.
“Gomawo..” sahutnya lalu kemudian menatapku.
“Ne?? tidak perlu berterima kasih.” Sahutku sambil meraih remote tv yang ada di atas meja di depanku.
Aku menekan remote tv itu dan menyalakan tv plat yang bertengger apik di depan kami berdua, sedangkan Siwon asyik memakan coklatnya. Tidak ada yang seru hingga akhirnya aku berhenti padachannel SBS, sepertinya menonton drama lebih baik daripada menonton Siwon yang asyik dengan coklatnya.
“Ya!! Kau tidak mau membaginya denganku?” sahutku kemudian.
“Shireo!! Ini kan untukku.. kalau kau mau kau buat lagi saja.”
“Aish.. tidak usah! Aku sudah sering makan coklat seperti itu. Aku ke kamar mandi dulu.” Sahutku sambil bangkit dari tempat dudukku dan meninggalkannya.
**********
Siwon POV
Yeoja itu.. dasar! Padahal sudah menyiapkan coklat untukku. Tapi malah membuatnya lagi saat aku memintanya. Padahal kurasa itu tidak perlu. Hahaha..
“Ya!! Kau tidak mau membaginya denganku?” sahutnya kemudian.
“Shireo!! Ini kan untukku.. kalau kau mau kau buat lagi saja.”
“Aish.. tidak usah! Aku sudah sering makan coklat seperti itu. Aku ke kamar mandi dulu.” Sahutnya sambil bangkit dari tempat duduknya dan meninggalkanku.
Aku tersenyum menanggapi ucapannya lalu mengalihkan pandanganku ke arah televisi. Oh.. jadi dari tadi dia menonton drama ini? Pemainnya tidak lebih tampan dariku, tapi yeojanya lumayan juga.
“Apa yang kau lakukan tengah malam begini? Kau pikir aman untukmu diam disini seperti ini? Jangan terlalu tenang hanya karena kau memiliki sabuk hitam.” Sahut namja dalam drama itu. (Ceritanya Siwon lagi nonton drama City Hunter episode 9 kekekek~ mian kalo percakapannya aga berbeda ^^)
“Ne? aku hanya tidak bisa tidur dan mencoba menghirup udara segar.”
“Lagipula ada apa denganmu? Aku sangat mengkhawatirkanmu.. kenapa kau tdiak mengabariku dan tidak mengangkat panggilanku?”

“Aku sibuk..” jawab namja itu kemudian.

“Aish..” gumam yeoja itu lalu kemudian namja itu bergerak mendekatinya dan kemudian mencium yeoja itu dengan lembut.
Aku menatap adegan itu tanpa berkedip, sampai akhirnya Hye Bin memindahkan channel itu di bagian yang paling seru.
“Sejak kapan kau disini? Dan kenapa kau memindahkan channelnya? Aku sedang menontonnya..” sahutku sambil menatapnya.
“Aku bosan dengan drama itu, aku sudah menontonnya beberapa kali.” Jawabnya tanpa menatapku.
“Tapi aku kan belum pernah. Cepat kembalikan remotenya..” sahutku sambil berusaha merebut remote tv dari tangannya.
Hye Bin berdiri dan mengangkat remotenya tinggi-tinggi dan berusaha membuat gerakan agar aku tidak bisa menjangkaunya. Aish.. yeoja menyebalkan. Dengan sedikit kerja keras aku berhasil menyentuh remote itu dan menariknya keras-keras dari tangan Hye Bin hingga membuat Hye Bin ikut tertarik dan limbung di atas tubuhku dan terhempas secara bersamaan di atas sofa. Sejurus kemudian aku merasakan detak jantungku mengacau saat mendapati wajahnya sangat dekat dengan wajahku hingga aku bisa merasakan nafasnya membelai wajahku.
“Hye.. Hye Bin..” sahutku sambil melingkarkan tanganku di tubuhnya hingga membuatnya tidak bisa bergerak.
“Siwon.. ap.. apa yang kau lakukan?” sahutnya gugup.
Aku menatap matanya intens dan tidak mengindahkan pertanyaannya. Sepertinya aku mulai terbawa suasana dan mulai mendekatkan wajahku ke arahnya hingga akhirnya bibirku sukses menyentuh bibirnya yang lembut. Aku mulai melumatnya dengan lembut, tanganku masih saja mengunci gerakan tubuhnya. Perlahan dia mulai membalas ciumanku dan kami bertahan pada posisi ini hingga…
“Omo! sepertinya aku pulang disaat yang salah.” Sahut sebuah suara yang kukenal hingga akhirnya aku melepaskan ciumanku dengan Hye Bin.
“Hyung..” sahutku kaget bercampur malu.
“Gwaenchana.. teruskan saja. Aku tidak akan mengganggumu.” Sahut Yunho hyung sambil bergerak menuju kamarnya. Aku bisa mendengarnya sedang tertawa saat ini.
“Aa.. aku mau minum dulu.” Sahut Hye Bin hendak pergi meninggalkanku, namun dengan sigap tanganku mencegahnya.
“Wae?”
“Bukankah Yunho hyung menyuruh kita meneruskannya? Bagaimana kalau ke tahap selanjutnya?” sahutku menggodanya.
“Mwo??”
“Emm.. ngomong-ngomong yang mana kamarmu?” sahutku kembali menggodanya.
“Mwo?? Ya!!! Otak yadong!!” jeritnya sambil menimpukku dengan bantal sofa yang berada didekatnya.
“Aish appo!!” sahutku sambil menarik tangannya dan membuatnya kembali mendekat ke arahku.
“Aku hanya bercanda..” bisikku lalu kemudian aku mulai mendekatkan wajahku lagi dan mulai menciumnya kembali.
—THE END—
Annyeong readers ^^
Tadinya FF ini ga bakalan author post lewat akun pribadi,, tapi karena author sayang readers.. jadinya author post deh hehehehe ^^
Eotte?? baguskah? jelekkah?? tentukan dengan komen kalian ya readers.
Pokonya yang sengaja baca atau tidak,, kena tag atau tidak..GIVE YOUR WORDS GUYS ^^
Cre : HyeWon~
Reshare : Ly.bum^