Blog Archives

(NEWS) Heechul Terpilih Sebagai yang Paling Tidak Diinginkan Jadi Menantu

Heechul Terpilih Sebagai yang Paling Tidak Diinginkan Jadi Menantu

 

Dalam sebuah acara televisi edisi liburan terungkap urutan peringkat yang menarik dari Super Junior di mata ibu-ibu. Acara “All the K-POP” melakukan survey pada ibu rumah tangga untuk memilih member SuJu mana yang paling tidak ideal dijadikan menantu.

Dalam survey yang dilakukan pada 100 orang itu menempatkan Kim Heechul di urutan pertama. Setelah Heechul ada Yesung di urutan kedua yang diikuti Choi Siwon. Sedangkan di posisi terakhir dihuni Leeteuk yang menandakan ia merupakan menantu idaman.

“Heechul terlihat sangat populer di kalangan perempuan,” ucap salah seorang voter. “Dia sepertinya seorang playboy,” imbuh voter lainnya. “Sepertinya akan banyak perempuan yang mengikutinya karena kecantikan wajahnya.”

Melihat hasil survey tersebut Leeteuk pun menambahkan pandangannya sendiri. Ia merasa pesona Heechul memang sangat kuat hingga membuat orang penasaran akan dirinya.

“Heechul itu memiliki pesona misterius yang membuat siapapun tertarik,” tutur Leeetuk. “Sekali kamu jatuh dalam pesonanya maka kamu tidak akan bisa keluar. Jika aku perempuan pasti juga akan menderita.”

Credit :wowkeren /IniSajaMo
Shared by Ly.bum^
Advertisements

(NEWS) Super Junior Donghae Membuka ‘The Grand Place’ Kafe Di Taiwan

Super Junior Donghae Membuka ‘The Grand Place’ Kafe Di Taiwan

 

Donghae baru-baru ini menulis ke Twitter-nya “Hallo semuanya. Aku Donghae Super Junior! Saudara laki-lakiku dan aku membuka tempat kecil dimana kami dapat berkomunikasi dengan fans pada 12 Desember,” tweet Donghae. “The Grand Place (Zhong Xiao East Road, Section 4, Alley 27, Lane 216, 16) Aku harap semua orang dapat menikmati suasana di sana.”

Namun, bintang serial “Panda and Hedgehog” ini tidak bisa menghadiri pembukaan kafenya tersebut. Meski begitu Donghae tidak lupa mengucapkan terima kasih atas sambutan dari semua pihak. Ia juga mengunggah foto berbagai karangan bunga ucapan selamat atas pembukaan kafe.

Ia menulis,” Selamat pagi! Hari ini, saya berharap setiap orang senang di THE GRAND PLACE!! (^^) Saya tidak bisa melihat kalian saat ini, sangat menyesal ~ T. T “.

Setelah kafe ditutup pada hari setelah grand opening, Donghae tweet lagi, “Terima kasih semua ^ ^ Aku mencintai kalian semua!” Dan mengupload foto dari semua karangan bunga ucapan selamat untuk kafe nya.

Source: Donghae’s Twitter
Trans Ind : IniSajaMo

Shared by Ly.bum^

Siwon Super Junior Akhirnya akan Muncul di Serial ‘The King of Dramas’

Siwon Super Junior Akhirnya Akan Muncul di Serial ‘The King of Dramas’

siwon the king of drama

Siwon Super Junior sekarang akan muncul di serial The King of Dramas.

Siwon muncul untuk pertama kalinya di episode ketiga dalam drama ini, yang akan segera di tayangkan pada tanggal 12 November. Dia memainkan peran sebagai Kang Hyun Min, Hyun Min adalah salah satu selebriti yang paling populer di Asia. Pribadinya agak kasar namun tetap sederhana dan tegas.

Siwon sebenarnya memang salah satu selebriti Asia yang paling populer di dunia nyata sebagai member Super Junior, salah satu grup Hallyu yang paling populer. Namun, ia akan memerankan tipe karakter bintang terkenal yang berbeda dalam serial drama ini. Kang Hyun Min sangat tampan tapi tidak sempurna, dia selalu membuat banyak kesalahan.

Dalam episode ketiga, Siwon bertemu Anthony Kim (diperankan oleh Kim Myung Min) dan berbicara tentang drama serial terbaru dengannya. Produser Anthony Kim dan penulis Lee Go Eun (diperankan oleh Jung Ryeo Won) akan berjuang untuk membuat Kang Hyun Min masuk dan bermain ke dalam dramanya.

Episode ketiga ini akan ditayangkan pada tanggal 12 November.

 

Source: korea.com

Credit: @KoreanIndo | JellyFish @kpopforus

PLEASE, TAKE OUT WITH FULL CREDIT!

[PICT] Super Junior with headphone and earphone^^

 

 

 

 

[PICT] Super Junior with headphone and earphone^^

all member with headphone ξ’(/ᴖωᴖ)/’ξ

Cr: as tagged | JellyFish from https://kpopforus.wordpress.com

 

TAKE OUT WITH FULL CREDIT!

[PICT] Sungmin-Ryeowook at KBS Kiss The Radio~

Picts of Min-Wook couple^^

The best DJ at KBS Cool FM’s “Kiss The Radio~~”

 

 

 

Very love this pict >//< ♥

 (/‾ Δ‾)/ why you being like that? i want your cute smile oppa U,U

Aaaaaa Sungminie~~~

So Cute \(>ω<)/

kenapa berantem oppa? rebutin aku? kekeke~

Sungminie oppa lagi badmood sepertinya xD kekeke~

So handsome guys ever *o*

Are you joke? xD hahaha..

Saengil Chukkae~~!!^^

Oh, so tired.. i want to go to sleep now~~

 

 

 

Well, itu dia beberapa pict yang admin kumpulkan 😀 hope you enjoy it~~

See you next time 😀

 

Cr: as tagged
shared by: JellyFish from https://kpopforus.wordpress.com
TAKE IT WITH FULL CREDIT!!

Super Junior – Our Love Lyrics with English and Indo Trans

Our Love Lyrics

 

[Ryeowook] Ddareureung sori juhnhwareul deulmyuhn deullyuhoneun geudae moksori
[Yesung] Bogopeun maeum ganulsu uhbsuh keunmamuhkgo juhnhwahaeddaeyo

[Kyuhyun] Haenimi bangshil dalnimi binggeut
Woorideurui sarangeul jikyuhbwa juneun guht gatayo

[All] Gaseumeuro neukkyuhboseyo
Nan uhlmamankeum geudaeane inneunji
Geu ipsullo marhaeboseyo
Oraejuhnbutuh nareul saranghaewaddago marieyo

[Sungmin] Mannamyuhn ddaeron jogeuman ire hwareul naego torajijiman
[Kangin] Eure geu daeumen hwahaehaenohgo dorasuhsuh na honja woonne

[Donghae] Saedeuri sogon kkotdeuri sugeun
Woorideurui sarange jilturado haneungabwayo

{All] Gaseumeuro neukkyuhboseyo
Nan uhlmamankeum geudaeane inneunji
Geu ipsullo marhaeboseyo
Oraejuhnbutuh nareul saranghaewaddago marieyo

[Ryeowook] Woorideurui sarang gadeuk geudaeui nunsoge
[Kyuhyun] Geudaemanui sarang gadeuk naui maeum geuane nuhmchyuhyo

[All]Gaseumeuro neukkyuhboseyo
Nan uhlmamankeum geudaeane inneunji
Geu ipsullo marhaeboseyo
Oraejuhnbutuh nareul saranghaewaddago marieyo

 

 

Super Junior – Our Love (English-Indo)

when I hear the ringing sound of the phone
ketika aku mendengar suara dering telepon
the sound of her voice
suara nya
unable to hide a longing heart
tidak dapat menyembunyikan kerinduan hati
courageously she called
berani dia menelepon
The sun smiles, the moon smiles
Matahari tersenyum, bulan tersenyum
It’s like they’re watching over our love
Ini seperti mereka sedang menonton lebih dari cinta kita
Feel it with your heart
Rasakan dengan hatimu
How much I’m in your heart
Seberapa banyak aku dalam hatimu
Speak with those lips
Katakanlah dengan bibir
For a long while
Untuk waktu yang lama
Saying that you’ve come to love me
Mengatakan bahwa kau telah datang untuk mencintaiku
Though we get angry over little things when we meet
Meskipun kita marah atas hal-hal kecil ketika kita bertemu
We let go of the anger
Kita melepaskan kemarahan
I turn around and smile to myself
Aku berbalik dan tersenyum pada diriku sendiri
The birds whisper, the flowers whisper
Bisikan burung, bisikan bunga
Looks like they’re jealous of our love
Sepertinya mereka iri pada cinta kita
Feel it with your heart
Rasakan dengan hatimu
How much I’m in your heart
Seberapa banyak aku didalam hatimu
Speak with those lips
Katakanlah dengan bibir
For a long while
Untuk waktu yang lama
Saying that you’ve come to love me
Mengatakan bahwa kau telah datang untuk mencintaiku
The capacity of our love
Kapasitas cinta kita
Inside your eyes
Di dalam matamu
The capacity of your love
Kapasitas cintamu
My love overflows inside you
Cinta ku mengalir didalam dirimu
Feel it with your heart
Rasakan dengan hatimu
How much I’m in your heart
Seberapa banyak aku di dalam hatimu
Speak with those lips

Katakanlah dengan bibir

For a long while
Untuk waktu yang lama
Saying that you’ve come to love me
Mengatakan bahwa kau telah datang untuk mencintaiku

 

 

 

 

Cr: Lyrics from : lyricsmode.com

Indo Trans: JellyFish from https://kpopforus.wordpress.com

TAKE IT WITH FULL CREADIT!!

Super Junior dan Jang Dong-gun Raih Style Icon Awards 2012

Super Junior saat menerima penghargaan Style Icon Awards 2012 (sumber: facebook)
Tahun terbaik untuk sejumlah bintang K-Pop

Aktor Jang Dong-gun berhasil meraih penghargaan Style Icon of the Year untuk kategori ‘Aktor paling bersinar di tahun 2012’ dalam ajang 2012 Style Icon Award (SIA) yang berlangsung kemarin (25/10) di Seoul, Korea Selatan

Jang Dong-gun sendiri merupakan salah satu bintang K-Pop yang paling populer. Bintangnya semakin bersinar saat dirinya bermain dalam serial drama televisi ‘A Gentleman’s Dignity’ yang masuk daftar rating acara tertinggi di negara tersebut.

Dalam ajang ini, sejumlah bintang tenar lainnya juga meraih penghargaan seperti boy band Super Junior, Psy, Suzy, Song Joong Ki, Lim Soo Jung, Yu Joon Sang, Seo In Guk, A Pink’s Jung Eunji, Ha Jung Woo dan SISTAR

Saat menerima penghargaan Jang Dong-gun menyatakan tahun ini merupakan yang terbaik untuk dirinya.

“Saya merasa terhormat bisa meraih penghargaan ini. Tahun ini sangat baik untuk diri saya. Secara pribadi, saya merasa sangat bahagia hari ini,” kata dia kepada E News World, dalam jumpa pers setelah pemberian penghargaan.

Dalam kesempatan yang sama, penyanyi Yoon Book Hee juga mendapat penghargaan Spesial Award. Sedangkan rapper Yoon Mirae meraih penghargaan SK II People’s Choice Award.

Sementara itu, Aktris Go Joon Hee menerima penghargaan Fashion Icon Award dan Jo Jeong Seok dan Jo Yoon Hee meraih penghargaan New Icon Award.

Secara total, ada sekitar 50 bintang atau selebriti yang masuk dalam daftar nominasi dalam 10 kategori.

cr: Berita Satu
shared by: Han Yoo Ri

Title : What Is Love

Author : Hyebin – Cherish Shin

Akun FB : Reika Sonoda (Shin Hye Bin)

Genre : AU!, Romance

Rating : PG 15

Length : Twoshoot

Cast : Choi Siwon
Shin Hye Bin

Support Cast : JongHyun Couple
HEE Couple
Kim Rae Won (hanya pinjam nama saja)
Shin Dong Hee
Other..

“Bagiku cinta itu memberi kesempatan.. kesempatan untuk memulai kehidupanku yang baru.” – Shin Hye Bin quotes

“Berhentilah terpaku pada bayangan cintamu di masa lalu. Sambut aku sebagai masa depanmu.” – Choi Siwon quotes

~*~*~*~*~*~

Seoul, January 4th 2012. Han River. Winter’s day.

Seorang yeoja dengan wajah membeku menatap nanar ke arah sungai yang –juga- terlihat membeku. Menunggu.. yah itulah yang selalu dilakukannya setiap hari. Rela membeku hanya demi menunggu seseorang yang mungkin tidak akan pernah bisa dilihatnya.

Yeoja itu.. Shin Hye Bin. Seorang mahasiswa jurusan seni di Universitas Seoul, dia yeoja yang pandai namun sedikit tertutup. Teman yang ia milikipun jumlahnya dapat dihitung dengan jari. Dia mulai menutup diri setelah kejadian besar menimpanya.. kejadian memilukan atau bahkan lebih tepat disebut sebagai kebodohan terbesar yang pernah dilakukannya.

Drrrttt… Drrtttt… Drrttttt…

Sebuah getaran membuatnya mengalihkan fokusnya pada ponsel yang sedari tadi berada dalam genggaman tangannya yang memucat. Sebuah pesan..

From: Jung Hyun Jin

Eodiseoyo?? Aku di apartementmu sekarang.

Hyebin mengembuskan napas panjang setelah mendapat pesan singkat dari Jung Hyun Jin, salah satu teman terdekatnya selain Raehee. Jung Hyun Jin dan Choi Rae Hee adalah sahabat Hyebin satu-satunya.

To: Jung Hyun Jin

Aku pulang sekarang. Gidarilke!

Hyebin memasukan ponselnya lalu kemudian bangkit dan pergi dari tempat dingin itu. Tempat yang memberikannya kenyamanan dan kehangatan walau dalam cuaca sedingin es.

“Hari ini aku pulang.. besok aku akan kembali. Kuharap kau ada disini saat itu.”

-oOo-

Daemoon Apartement 15th Floor. Gangnam. 04.20 pm KST. Seoul.

“Ya!! Babo yeoja! Darimana saja kau dicuaca sedingin ini??” seru sebuah suara begitu Hyebin memasuki apartementnya.

Hening..

Jung Hyun Jin.. yeoja yang kadang hanya disapa Hyunjin itu mengerucutkan bibir saat Hyebin memasuki apartementnya tanpa mempedulikan teriakannya tadi. Hyebin berjalan ke arah dapur tanpa sepatah katapun lalu membuat tiga gelas coklat panas. Jamkkanman! Tiga gelas??

“Nona Shin! Kau mengacuhkanku lagi!” geram Hyunjin kemudian.

Hening..

Hyebin tetap asyik dengan tiga gelas coklat panasnya sementara Hyunjin duduk di sofa dengan seorang yang sedari tadi diam menemaninya tanpa berniat untuk meredam kekesalan Hyunjin pada Hyebin. Hyunjin.. sebenarnya dia sudah terbiasa dengan sikap dingin Hyebin. Namun dia selalu merasa kesal saat Hyebin tak mempedulikan dirinya.

“Untukmu..” sahut Hyebin setelah kembali dari dapur dengan membawa tiga gelas coklat panas.

“Gomawo..” jawab Hyunjin dan seseorang disebelahnya.

Hyebin duduk di sofa tepat di depan Hyunjin yang memandanginya dengan tatapan penuh selidik. Didapatinya muka Hyebin yang pucat bahkan hampir membeku.

“Kau dari sungai han lagi ya?” sahut Hyunjin kemudian.

“Eoh..” jawab Hyebin datar.

“Wae? Bukankah..”

“Aniya..”

“Shin Hye Bin.. jangan kau pikir aku tidak tahu kalau selama ini kau menunggu namja itu disana. Bukankah dia sudah bilang tidak ingin bertemu denganmu lagi?”

“Kapan? Aku tidak ingat dia bilang seperti itu.”

“Arra.. aku tahu dia tidak bilang. Tapi dengan sikapnya yang menolakmu secara tegas bukankah itu menunjukkan dia tidak ingin melihatmu lagi? Untuk apa kau menunggunya? Kau selalu menutup matamu dan tidak percaya padaku, kami bahkan kenyataan yang tergambar di depan matamu sendiri.” Sahut Hyunjin tegas dan sukses membuat yeoja bernama Hyebin itu bergetar hebat.

“Hyunjin-ah… sudahlah.” Sahut sebuah suara di sebelah Hyunjin. Dia tahu keadaan ini akan menjadi panas setelah pembicaraan mengenai namja itu disinggung di depan Hyebin.

“Chagi.. aku benarkan? Dia itu terlalu menutup diri. Seandainya saja dia lebih bisa menerima kenyataan dia tidak akan sesakit ini.”

Hyebin masih mematung mendengar pernyataan Hyunjin. Benarkah dia seperti itu? Terlalu menutup diri dan tidak mau menerima kenyataan? Benarkah namja itu sudah tidak menginginkannya?

“Hye.. kumohon berhentilah bersikap bodoh. Kau rela membeku demi menunggu seorang namja yang bahkan mungkin tidak mengingatmu sama sekali.” Cibir Hyunjin lalu kemudian menyesap coklat hangatnya yang kini mulai terasa hambar.

“Apa yang harus kuhentikan? Seingatku aku belum melakukan apa-apa selain menyakitinya. Tidak bolehkah aku berharap perasaannya kembali padaku?” sahut Hyebin dengan suara bergetar.

Yesung menatap Hyebin yang sepertinya ingin menyembunyikan air matanya di depan namja itu, namja yang tidak lain adalah kekasih Jung Hyun Jin. Dia beralih menatap Hyunjin lalu memberikan kode, “Aku keluar dulu.” Hyunjin mengangguk dan kemudian bangkit dari posisinya yang semula. Dia berjalan mendekati Hyebin yang tertunduk dengan tubuh sedikit bergetar. Yeoja itu.. menangis..

“Hye.. kau bisa melakukannya. Kau tidak mencintainya.. kau hanya merasa bersalah karena telah melukai hatinya.” Sahut Hyunjin sambil merangkul bahu Hyebin. Dia tahu sahabatnya itu benar-benar rapuh saat ini.

“Jika kau melanjutkannya kau akan semakin terluka.” Tambah Hyunjin kemudian.

Hyebin terisak dia bahkan tidak sanggup membantah atau mengatakan sesuatu setelah mendengar pernyataan Hyunjin. Karena jika boleh jujur dia sendiri tidak memahami perasaannya sendiri. Perasaan sakit yang dia rasakan untuk namja yang mungkin saat ini dikiranya adalah cinta. Tapi benarkah itu bukan cinta? Apa perasaan bersalah seperti yang dikatakan Hyunjin? Entahlah.. ini terlalu sulit untuk dipecahkan saat dia sendiri belum menyadari apa yang sebenarnya dia rasakan.

“Akan kucoba.. mungkin kau benar. Aku terlalu menutup mataku.” Jawab Hyebin pada akhirnya setelah keheningan tercipta beberapa saat yang lalu.

“Hwaiting!! Aku akan membantumu! Cara terbaik melupakan masa lalu adalah memulai hidup baru. Akan kucarikan namja yang cocok denganmu.. jadi cepat lupakan namja bernama Kim Rae Won itu arra!!” sahut Hyunjin bersemangat.

Kim Rae Won.. ya dialah namja yang sukses membuat Hyebin bertindak bodoh. Benarkah itu bodoh? Entahlah..

“Ya!! Aku tidak memintamu mencarikan namja untukku babo!” balas Hyebin sambil menyeka air matanya yang menggantung disudut matanya yang basah.

-oOo-

Two weeks later. January 18th 2012. Seoul University. 01.25 pm KST. Cafétaria.

Setelah kejadian hari itu Hyebin tidak lagi pergi ke sungai Han. Sepertinya ucapan Hyunjin benar-benar membuka matanya kali ini. Dia bahkan bersikap lebih terbuka dan lebih ceria walau sifat dinginnya pada namja tidak pernah berubah. Sebenarnya jika boleh jujur sifat inilah yang selalu membuatnya gagal mendapatkan cinta. Selalu terlambat untuk menyadari perasaannya sendiri, hingga terakhir kali sikapnya itu telah menyakiti Raewon. Namja yang selama setahun menyukai Hyebin namun Hyebin tak pernah membalasnya dan semuanya menjadi penyesalan setelah namja itu menghilang dan meninggalkan Hyebin. Baiklah.. sudah cukup untuk mengulas masa lalunya yang terkesan bodoh itu.

“Hyebin-ah!” sahut seseorang dibelakang Hyebin.

Hyebin menoleh dan mendapati dua pasangan yeoja-namja yang berjalan menghampirinya lengkap dengan nampan di tangan mereka masing-masing. Pasangan-pasangan itu.. Hyunjin dan kekasihnya Kim Jong Woon yang lebih akrab disapa Yesung serta Raehee dan Heechul. Raehee dan Hyunjin duduk disebelah Hyebin sementara kedua namja itu duduk tepat dihadapan ketiga yeoja itu.

“Annyeong Hyebin-ah.” Sapa Heechul dan Yesung bersamaan.

“Eoh.. annyeong oppa.” Balas Hyebin kemudian.

Setelah menyapa dua namja sahabatnya itu, Hyebin kembali fokus pada sarapannya. Sarapan di tengah hari memang sudah menjadi kebiasaanya, dan itu sering menjadi bahan omelan dua yeoja disebelahnya.

“Biar kutebak.. hari ini ada yang ingin kau ceritakan pada kami kan, Hye??” sahut Raehee tiba-tiba dan membuat empat orang itu berhenti melakukan aktivitas mereka dan beralih menatap Raehee.

“Mwo? Aniya… Apa terlihat seperti itu?” balas Hyebin sekenanya.

“Ya!! Ceritakan! Kau pacaran kan?”

“Uhukk.. uhukkk.. m-mmwoo??” sahut Hyebin setengah tersedak oleh sereal yang menyangkut dengan manis ditenggorokkannya.

Hyebin meraih segelas air putih lalu dengan cepat meminumnya, berharap sereal itu lekas pergi dari tenggorokkannya.

“Jeongmal?” Hyunjin meresponnya setelah membantu Hyebin minum.

Semua menunggu jawaban Hyebin dengan ekspresi penasaran tak terkecuali dengan dua namja di depannya yang –juga- tidak ingin ketinggalan obrolan langka mengenai ‘pacar’ Hyebin.

“Aniya.. pacaran darimana? Kau dapat kabar aneh itu dari mana sih Hee?” sahut Hyebin sambil menjitak pelan kepala Raehee dan sukses membuat yeoja itu merengut. Sementara ketiga temannya hanya terkekeh pelan.

“Ya! Tidak usah menjitakku segala babo! Aku melihatnya nona Shin.. kau sedang mengobrol dibelakang aula dengan seorang namja, bahkan sesekali terlihat tertawa bersama, kau bukan tipe orang yang mudah bergaul dengan namja bukan? Jadi kupikir kalian.. lagi pula dia namja yang tampan menurutku.” Balas Raehee dan dibalas dengan pandangan membunuh Heechul.

“Baiklah.. tapi tidak setampan Kim Heechul. Puas?” Tambah Raehee kemudian sambil membalas tatapan Heechul.

“Nuguya Hye?? Kau benar-benar punya namjachingu?” sahut Hyunjin dengan wajah penasaran.

“Apa dia lebih tampan dariku? Mana mungkin hahaha..” sahut Yesung yang dibalas Hyebin dengan tatapan ngeri.

“Dia bukan pacarku arra! Dia teman sekelompokku.. teman kalian juga.” Balas Hyebin datar.

“Teman kami juga? Maksudmu?” sahut Yesung kemudian.

“Kalian tahu Choi Siwon kan? Mahasiswa yang baru pindah kemari satu minggu yang lalu? Kebetulan aku sekelompok dengannya, sebenarnya bukan kebetulan karena namja itu yang memintaku untuk sekelompok dengannya. Kurasa dia namja yang pintar jadi tidak buruk juga untuk menjadi teman sekelompoknya.” Sahut Hyebin menjelaskan dan kemudian melanjutkan makannya yang sempat tertunda karena pernyataan Raehee.

“Lalu apa yang kalian lakukan tadi?” tanya Raehee merasa tidak puas dengan bantahan Hyebin.

“Lakukan apa? Eobseo.. dia hanya meminta nomor ponselku agar mudah menghubungiku.. itu saja.”

Mendengar pernyataan Hyebin keempat temannya itu saling berpandangan dan tersenyum aneh.

“Apa dia terlihat seperti tertarik padamu Hye? Misalnya dia memperhatikanmu diam-diam?” sahut Hyunjin kemudian.

Hyebin menatap Hyunjin dengan pandangan bosan. Ingin sekali dia mengatakan ‘Bisakah kalian berhenti menanyakan hal-hal tidak penting seperti itu?’ Hyebin benar-benar masih tidak ingin terlibat dengan namja manapun saat ini. Terlebih namja bernama Choi Siwon itu. Entah kenapa setiap melihat namja bernama Choi Siwon itu dia merasakan perasaan sesak yang sama sekali membuatnya tidak nyaman. Dan itu benar-benar ingin dihindarinya. Sekelompok dengannya juga mungkin akan menjadi penyesalan tersendiri untuk Hyebin.

“Aku sudah selesai makan. Na kkalkae.. kalian teruskan saja.” Sahut Hyebin kemudian, lalu berjalan meninggalkan mereka berempat.

“Aish!! Dia itu selalu saja menghindar kalau sudah menyangkut namja. Dia alergi namja atau apa sih?” gerutu Raehee kemudian.

“Jamkkanman! Bukankah namja yang mengikuti Hyebin itu Choi Siwon? Sepertinya akan ada pasangan baru sebentar lagi.” Sahut Yesung yang dibalas seringaian aneh dari tiga makhluk di depannya.

-oOo-

“Hyebin-ah.. jamkkanmanyo.” Sahut seorang namja di belakang Hyebin dan sukses membuat Hyebin menoleh ke arahnya.

Namja itu.. Choi Siwon. Namja yang dikabarkan Raehee –sahabatnya- itu sebagai namjachingunya.

“Wae? Bukankah kita tidak seakrab itu?” sahut Hyebin datar.

“Eh? Mian apa aku harus menggunakan embel-embel –ssi untuk memanggilmu?” tanya Siwon sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Aaa.. aniya. Mian kurasa aku yang tidak sopan, kau boleh memanggilku dengan panggilan yang kau suka. Hanya saja tadi aku masih terbawa kesal dengan pernyataan sahabatku jadi tidak sengaja bersikap seperti itu padamu.” Sahut Hyebin melembut.

“Wae?”

“Mereka menggosipkan kita. Ada-ada saja.. mana mungkin kan.” Sahut Hyebin sambil terkekeh pelan.

“Ha? Menggosipkan?” sahut Siwon kemudian.

“Eoh.. hajiman jangan khawatir mereka bukan tipe yang suka menceritakan hal-hal seperti itu pada publik. Jadi tidak usah takut digosipkan denganku Siwon-ssi.” Jawab Hyebin kemudian.

“Aniya.. aku tidak masalah digosipkan denganmu. Nan joa..” sahut Siwon sambil tersenyum manis memperlihatkan lesung pipinya yang –mungkin- membuat hati Hyebin bergetar.

“Ya!! Jangan berkata seperti itu! Aku bisa salah paham.” Sahut Hyebin sambil bergegas pergi meninggalkan Siwon yang menatap punggungnya dengan senyum penuh arti.

“Babo!! Mana mungkin aku berbicara seenaknya. Semuanya ada maksudnya Hyebin-ah.. hanya saja sepertinya sulit membuatmu mengerti.” Gumam Siwon kemudian.

-oOo-

Daemoon Apartement 15th Floor. February 3rd 2012. Gangnam-Seoul. Rainy day.

Hyebin menatap sosok seorang namja di depan pintu apartementnya dengan mata membulat. Namja itu Choi Siwon.. namja yang kini tengah tersenyum renyah dengan penampilannya yang basah kuyup. Namja yang selalu membuat Hyebin merasa aneh saat berada di dekatnya. Mungkinkah Hyebin merasakan sesuatu yang Raehee dan Hyunjin sebut sebagai cinta? Secepat itukah? Apakah sosok Raewon sudah benar-benar menghilang dari hatinya?

Jujur saja.. setelah kejadian di cafétaria itu Hyunjin dan Raehee mendekati Siwon dan mencari tahu perasaan Siwon terhadap Hyebin. Dan sebuah kejutan besar akan menyambut Hyebin jika dai mengetahui itu semua. ‘Kurang kerjaan!’ Itulah mungkin yang akan dikatakan Hyebin saat mengetahui kedua sahabatnya melakukan hal-hal yang tidak perlu untuknya.

“Wae geurae?? Bagaimana bisa kau kesini?” sahut Hyebin tanpa mempersilahkan Siwon masuk terlebih dahulu.

“Ahh.. aku memikirkan kata-kata sahabatmu beberapa hari yang lalu. Mungkin memang terlalu cepat, tapi bukankah ini bisa membantumu memulai masa depan?” jawab Siwon sambil mengeratkan tubuhnya. Sepertinya namja jangkung itu mulai merasakan kedinginan.

“Ne? Masa depan? Apa maksudmu? Ahh.. aku lupa. Masuklah dulu..”

Siwon mengangguk dan masuk ke dalam apartement Hyebin tanpa menjawab pertanyaan Hyebin sebelumnya. Meninggalkan tetes-tetes air di depan pintu dan membuatnya lebih terlihat seperti genangan.

“Gunakan ini.. kurasa bisa membuatmu sedikit kering.” Sahut Hyebin sambil menyerahkan sebuah handuk putih bersih ke arah Siwon.

Siwon melangkah menuju kamar mandi yang sebelumnya telah ditunjukan oleh Hyebin. Dia membawa pakaian jersey Hyebin –yang juga- dipinjamkan Hyebin untuknya. Sementara Hyebin berjalan ke arah dapur untuk membuatkan teh hangat untuknya. Setidaknya itu akan membantu membuat tubuh namja bernama Siwon itu hangat setelah mendapat guyuran hujan sederas ini.

Tak lama kemudian Siwon keluar dari kamar mandi dengan penampilannya yang err… lucu sekali. Pakaian yang dipinjamkan Hyebin benar-benar mambuatnya terlihat lucu. Jersey itu benar-benar sempit ditubuh Siwon. Hyebin menatap penampilan Siwon dengan wajah aneh.

“Jangan menatapku seperti itu Hyebin-ah.” Sahut Siwon sambil duduk di sebelah Hyebin.

Hyebin tak mempedulikan ucapan Siwon dan memberikan segelas teh hangat lalu dia duduk di depan Siwon. Berusaha menjaga jarak dengan namja itu.

“Wae? Kau belum menjelaskan kenapa kau kesini eoh?”

Siwon menyesap minumannya lalu kemudian menatap Hyebin intens. “Jadilah yeojachinguku.” Sahut Siwon tegas.

“Mwo?” Hyebin membulatkan matanya sampai batas maksimal.

“Aku menyukaimu sejak awal. Aku bukannya tidak sengaja mengajakmu untuk sekelompok denganku.” Jawab Siwon kemudian.

Hening..

Hyebin hanya diam menanggapi pernyataan Siwon. Dia tahu Siwon namja yang baik, hajiman.. dia tidak merasakannya. Merasakan debaran yang seharusnya dia rasakan saat namja yang selalu membuatnya merasa aneh itu menyatakan cintanya. Tapi… untuk saat ini.. eobseo..

Siwon masih menatap Hyebin intens sementara Hyebin mengalihkan pandangannya keluar jendela. Menatap rinai hujan yang berlomba menuruni jendela apartementnya. Bukankah ini saat yang bagus untuk memulai sesuatu yang baru? Penolakan lagi hingga dia harus menyesal pada akhirnya atau menerima sementara dia sendiri tidak tahu bagaimana perasaannya? Apa jantungnya telah rusak hingga debaran itu tidak muncul atau.. entahlah..

“Eotte?? Apa kau mau?” sahut Siwon membuyarkan keheningan yang tercipta diantara mereka.

“Disaat seperti ini harusnya aku jawab apa?” tanya Hyebin dan sukses membuat Siwon mengernyit tak mengerti.

“Maksudmu?”

“Mollayo.. kau namja yang baik aku tahu itu. Hajiman..”

“Maksudmu kau menolakku??”

Hyebin menatap Siwon dengan pandangan yang sulit diartikan, sebenarnya dia sendiri merasa itu bukanlah jawaban yang tepat. Apa penolakan itu akan kembali mengubah namja itu pada akhirnya?

“Arraseo.. kurasa aku tak perlu bertanya lagi. Jangan khawatir kita masih bisa menjadi teman bukan?” sahut Siwon pada akhirnya.

“Apa kau tak keberatan jika aku pulang setelah menunggu pakaianku kering?” tambah Siwon sambil tersenyum, senyuman pahit.

-oOo-

April 7, 2012. Seoul University. 11.56 am KST. Art Class 3rd Floor.

“Menjelang ulang tahun yang ke-100 universitas kita, kali ini kelas kita akan melakukan pameran seni. Diharapkan seluruh mahasiswa kelas seni memberikan hasil lukisan terbaik mereka untuk dipamerkan. Berhubung tanggal 17 nanti kita akan melakukan perjalanan wisata, manfaatkan hari itu untuk melukis keindahan Jinan dimusim semi. Ada pertanyaan?” Professor Kang menutup kelas hari ini dengan sebuah pengumuman yang sukses membuat kelas jadi riuh.

“Professor.. jadi kita harus membuat tugas ditengah liburan kita?” sahut seorang namja bertubuh tambun yang duduk di kursi paling belakang.

“Ne.. harus Shin Dong Hee. Jika tidak kau tidak akan lulus dalam kelasku.” Jawab Professor Kang kemudian.

Jawaban itu kembali membuat seisi kelas menjadi riuh. Namun hal itu tidak membuat Hyebin tertarik. Dia lebih tertarik pada senyuman namja yang duduk berselang dua buah kursi dari tempatnya. Beberapa kali dia menggelengkan kepalanya dan menghembuskan napas dalam. Apa kali ini dia terjebak? Kembali jatuh pada lubang yang sama?

“Baiklah jika tidak ada pertanyaan lagi. Kelas hari ini cukup sampai disini.”

Seluruh mahasiswa berhamburan menuju pintu keluar begitupun namja –sipemilik senyum- yang menjadi perhatian Hyebin beberapa hari ini. Tapi tidak bagi Hyebin, dia lebih memilih untuk tetap duduk ditempatnya. Memandang ke luar jendela.. kembali bergelung dengan pikirannya yang benar-benar membuatnya merasa tercekik.

-oOo-

Siwon menyandarkan tubuhnya di balik jendela setelah beberapa saat dia menatap Hyebin yang tak kunjung keluar dari dalam kelasnya. Sesekali dia tersenyum mengingat tingkah Hyebin saat mata kuliah Professor Kang barusan. Dia tahu yeoja itu tak melepaskan pandangan darinya hingga Professor Kang membubarkan kelas.

“Siwon-ah.. apa kau sudah punya rencana akan melukis apa?” sahut sebuah suara yang sukses membuat Siwon kembali pada kesadarannya.

“Aniya.. aku belum dapat ide. Waeyo Minje-ya?”

“Ani.. maukah kau melukis bersamaku?”

Fokus Siwon beralih saat pintu kelas terbuka dan Hyebin keluar dari sana dengan ekspresi terkejut. Terkejut? Mungkinkah dia terkejut melihat Siwon dekat dengan seorang yeoja? Apakah pemandangan itu berpengaruh baginya?

“Aaa… boleh saja.” Sahut Siwon sambil tersenyum namun matanya tetap berfokus pada langkah Hyebin yang mulai menjauh dari tempat itu.

-oOo-

Hyebin menyeret langkahnya dengan sedikit berat. Entah kenapa muncul perasaan tidak senang saat melihat Siwon mengobrol akrab dengan yeoja yang tidak lain adalah teman sekelasnya sendiri.

“Hyebin kau sudah gila.. jangan mulai lagi.” Gumamnya kemudian lalu duduk di depan kelas yang terletak tak jauh dari kelasnya. Kelas yang sedang Raehee ikuti saat ini.

Walau ingin pergi dari tempat itu, entah kenapa hatinya tidak mengijinkannya. Yeoja itu.. tidak rela..

To: Choi Rae Hee

Apa kelasmu masih lama? Aku pulang denganmu ya?

send

From: Choi Rae Hee

Mian Hyebin-ah.. Heechul mengajakku kencan sepulang kuliah ^^v
Kau tidak dengan Hyunjin?

Hyebin berdecak saat menerima balasan dari Raehee.. rasanya dia membutuhkan seseorang untuk mendengarkan ceritanya. Hajiman.. tidak ada seorangpun disana. Bahkan Hyunjin sudah mengatakan lebih awal bahwa hari ini dia akan pulang bersama Yesung. Hyebin menoleh ke arah kelasnya tadi, dan tepat! Disana masih ada Siwon dengan yeoja itu. Merasa tidak ingin merasakan hal aneh itu lebih jauh.. Hyebin memutuskan meninggalkan tepat itu dan berjalan pulang.

“Kau tidak apa-apa Shin Hye Bin. Kau tidak berbalik menyukai Choi Siwon. Itu pasti.”

-oOo-

April 17, 2012. Seoul University. Basement. 07.25 am KST.

Hyebin menyeret kopernya dengan langkah santai. Hari ini kelasnya melakukan perjalanan wisata ke Jinan. Perjalanan liburan sekaligus tugas melukisnya untuk pameran bulan mei mendatang, tepat dihari ulang tahun ke-100 universitasnya. Dia berhenti saat mendapati sosok Siwon berdiri dihadapannya dengan senyum cerah.

“Pagi Hyebin-ah!” sapanya kemudian dan hanya dibalas senyuman hambar dari Hyebin.

“Sepertinya barang bawaanmu berat, biar aku yang membawanya.” Sahutnya dan langsung menyambar koper Hyebin tanpa mengantongi ijin dari pemiliknya.

Hyebin tidak menolak dan mengikuti langkah Siwon dari belakang. Perasaannya berkecamuk antara senang dan entahlah..

“Ya!! Kenapa berjalan selambat itu? Kau ingin ketinggalan bis eoh??” seru Siwon saat menyadari Hyebin berjalan jauh dibelakangnya.

-oOo-

Skip time. Jinan. 10.45 am KST.

Sesaat setelah perjalanan berakhir seluruh mahasiswa berhamburan mencari lokasi yang tepat untuk melukis. Hyebin mulai membenahi peralatannya dan kemudian mulai meninggalkan kawanannya menuju ke arah sebuah sungai yang sempat dikatakan Hyunjin berada di Jinan. Sungai itu tidak terlalu jauh dan hanya membutuhkan waktu sepuluh menit dari resort yang ditinggali Hyebin bersama teman-teman sekelasnya. Siwon mengikuti Hyebin dari belakang tanpa berniat membuat Hyebin menyadari keberadaannya. Dia tahu suasana diantara mereka akan jadi tidak nyaman jika mereka bersama-sama.

“Hmm.. udaranya segar. Sepertinya tempat ini cocok untuk melukis.” Sahut Hyebin dan mulai memasangkan kanvasnya diatas tiang penyangga.

Hyebin mengeratkan syal yang melilit dilehernya agar tidak tertiup angin yang cukup kencang, namun baru saja dia akan melakukannya angin sudah terlebih dahulu menerbangkannya dan membuatnya tersangkut di ranting pohon yang berada di tepi sungai. Siwon memperhatikannya sementara Hyebin berusaha meraih syal itu dan alhasil dia malah kehilangan keseimbangannya lalu terpeleset hingga membuatnya jatuh ke dalam sungai.

BYURRRRR!!

Dengan sigap Siwon berlari dan menceburkan dirinya ke dalam sungai itu. Dia menarik Hyebin dan membawanya ke tepi sungai hingga akhirnya berhasil menyentuh daratan. Hyebin terlihat begitu shock bahkan dia tidak mampu mengatakan sepatah katapun.

“Shin Hye Bin!! Apa kau babo?? Bagaimana jika aku tidak ada disini dan kau tenggelam?”

Hyebin mengangkat wajahnya dan menangkap wajah Siwon tepat dalam kedua bola matanya. “Ya!! Kenapa malah membentakku ha??” sahut Hyebin dengan tubuh menggigil.

Siwon menatapnya dengan ekspresi yang sulit di artikan. Lalu sejurus kemudian memeluk Hyebin dengan erat.

“Mianhae.. aku benar-benar mencemaskanmu. Tidak tahukah kau kalau perasaanku padamu belum pernah padam? Jadi wajar saja jika aku bersikap seperti ini. Mianhae..” lirih Siwon kemudian.

Deg!!

Hyebin membeku dalam pelukan Siwon, dia merasakan sesuatu bergetar dalam hatinya. Mungkinkah kali ini cinta?

-oOo-

Sanmyeong Resort. Room nomor 12. Jinan. 10.34 pm KST.

“Tidak tahukah kau kalau perasaanku padamu belum pernah padam?” kata-kata itu terulang ribuan kali dalam otak Hyebin seperti kilasan sebuah film.

Hyebin mengubah posisinya lalu duduk menyandar pada headbed yang ditempatinya. Kali ini dia benar-benar merasa sesak. Kejadian tadi siang di sungai membuatnya sakit kepala. Entah kenapa selalu ada perasaan asing yang muncul setiap dia memikirkan kejadian itu.. dan yang pasti perasaan itu telah sukses membuatnya tidak bisa memejamkan matanya.

Hyebin menghela napas panjang.. berusaha mengusir perasaan aneh itu dalam hatinya. Namun nihil.. perasaan itu justru semakin menggebu-gebu hingga membuatnya susah bernapas.

“Hyebin.. ada apa denganmu sebenarnya? Apa kau mencintai namja itu?” gumamnya dengan suara bergetar.

Hyebin menatap keluar jendela.. malam ini cuaca cukup cerah. Dia berjalan menuju pintu kamar dan meraih mantel yang tergeletak begitu saja di atas sofa dalam kamarnya.

“Sepertinya aku butuh udara segar..” sahut Hyebin dan berjalan pergi meninggalkan kamarnya.

-oOo-

Hyebin berjalan menuju bangku panjang yang berada di depan sebuah kolam air mancur. Riakan air kolam itu membuat pikiran Hyebin yang kacau perlahan menjernih seperti sebuah sihir.

“Payah.. lagi-lagi aku terlambat menyadari perasaanku. Choi Siwon.. sepertinya aku benar-benar menyukaimu saat ini. Eotteokhae??” sahut Hyebin lirih.

Hyebin meraih ponsel dalam saku mantelnya. Jemari tangannya lincah mengetikkan beberapa digit angka yang sudah dihapalnya diluar kepala. Dial..

“Yeoboseyo..” sapa Hyebin setelah panggilannya tersambung dengan seseorang.

“Ya!! Ini jam berapa? Kenapa menelponku eoh??” sebuah teriakan melengking seorang yeoja sukses membuat Hyebin menjauhkan telinganya dari ponselnya.

“Hyunjin!! Bisakah kau tidak berteriak padaku? Aku ingin bercerita padamu..” jawab Hyebin tak kalah melengking.

“Arra.. arraa… wae??”

“Aku bodoh..” gumam Hyebin pelan.

“Kau baru tahu itu?”

“Ya!”

“Aish.. kau menelponku hanya untuk itu? Kau membuat mimpiku rusak babo!!”

“….”

“Hyebin-ah.. aku tutup kalau kau..”

“Jamkkanman..”

“…..”

“Hyunjin-ah.. eotteokhae? Sepertinya keadaan berbalik.. aku suka pada Siwon.” sahut Hyebin sekuat tenaga lalu menghembuskan napasnya dalam.

“Jeongmal??” sahut sebuah suara dibelakang Hyebin.. suara yang Hyebin yakini bukanlah milik Hyunjin –sahabatnya- itu.

Hyebin dengan cepat memutuskan hubungan telponnya setelah menyadari siapa orang pemilik suara itu. Choi Siwon.. namja itu kini tengah duduk disebelahnya tanpa Hyebin ketahui sejak kapan dia berada disana.

“N-nneo? Sejak kapan?” sahut Hyebin terbata.

“Aku mengikutimu keluar.” Jawab Siwon sambil tersenyum lalu kembali menatap wajah pucat Hyebin.

“A-aaku..” gumam Hyebin sambil menunduk.

“Aku sudah dengar semuanya.. gomawo.” Sahut Siwon sambil merengkuh wajah Hyebin yang sempat tertunduk.

Hyebin mengangkat wajahnya dengan perasaan berkecamuk. Dia menatap Siwon dengan kedua mata coklatnya. “Jadi tidak perlu kukatakan lagi kan? Eotte? Apa aku terlambat lagi?”

Siwon memicingkan matanya, tidak puas dengan pernyataan Hyebin. “Aku ingin mendengarnya secara langsung.”

“Kalau begitu anggap aku tak pernah mengatakannya..” sahut Hyebin sambil menjulurkan lidahnya. Perasaan kaku yang sempat menyelimuti atmosfir diantara mereka menghilang dengan cepat seperti sebuah ilusi.

Hyebin terkekeh pelan lalu bangkit dari posisinya dan berjalan memunggungi Siwon. Yeoja itu pergi dengan perasaan ringan, seolah semua oksigen kembali masuk ke dalam paru-parunya dengan leluasa.

“Hyebin-ah.. mana boleh begitu!” seru Siwon sambil menarik lengan Hyebin hingga yeoja itu berbalik ke arahnya.

Siwon menatap manik mata Hyebin lekat, membuatnya terperangkap di dalamnya. “Saranghae.. nae yeoja deojullaeyo??”

Hyebin mengangguk mantap. “Na do saranghae.. mian terlambat menyadarinya.” jawab Hyebin sambil tersenyum.

Siwon menariknya lebih dekat, berusaha menghapus jarak diantara keduanya. Perlahan mendekatkan wajahnya ke arah Hyebin yang mulai memejamkan matanya. Menikmati deruan napas masing-masing hingga bibir mereka bersentuhan dan melumatnya pelan. Hyebin sadar sekarang.. This Is Love..

—THE END—
Cre : HyeWon~
Reshare : Ly.bum^

Chart 50 K-Pop Songs *NEW* Juli 2012

Kamu lagi cari-cari lagu K-Pop terbaru di bulan Juli 2012???

Ini dia niihhh list-nya 😀

 

1. Alone, SISTAR
2. Cherry Blossom Ending, Busker Busker
3. Volume Up, 4Minute
4. Leaving, Noel
5. Yeosu Night Sea, Busker Busker
6. First Love, Busker Busker
7. Fantastic Baby, BIGBANG
8. Love Is All The Same, Yangpa & Davichi & HANNA
9. Missing You Like Crazy, Tae Yeon
10. The Person That Loved You, Huh Gak
11. Someone Else, JYP (With Ga In)
12. Oh! My God, Girl’s Day
13. The Flowers, Busker Busker
14. Princess and Prince Charming, Sunny Hill
15. After a Long Time, Baek Ji Young
16. Missing You, Baek Chung Kang
17. Venus, Shinhwa
18. Did You Forget, Lee Seung Chul
19. As Time Goes By, Lee Ha Yi
20. The Day Before, Nell
21. Not A Popular Song, Kim Yun Woo
22. Loneliness Amplifier, Busker Busker
23. Heaven, Ailee
24. Love Day, Yang Yo Seob & Jung Eun Ji
25. Ideal Type, Busker Busker
26. Hey You, CNBLUE
27. Love Like This, Lee Young Hyun
28. Two Mari, BAE CHI GI machsa
29. Love Is Crying, K.Will
30. I Wonder If You Hurt Like Me, 2AM
31. Sherlock (Clue + Note), SHINee
32. Lead Me, SISTAR
33. Blue, BIGBANG
34. Teddy Bear, Lyn (Feat. Hae Geum)
35. April 19th, Apink
36. Tease Me, Seo In Kuk
37. Only One Love, One
38. Calling You, Busker Busker
39. Wait And Be Ready, Brave Guys
40. One Person Back Then, Kim Soo Hyun
41. Hands Of The Clock, Shinyoo
42. Perfume, Busker Busker
43. I Miss You, Baek Ayeon
44. At The Entrance To The Alley, Busker Busker
45. Spring Wind, Busker Busker
46. Can I Forget, Lee Jae-Hoon
47. Broke Up, Noel
48. Sad Love, Lee Jung
49. Parting Is All The Same, Yangpa & Shin Jong Kook
50. To Turn Back Hands of Time, Lyn

Lagu mana favoritmu??? 😀
Cr: Google.com